Gajah Pintar: Law X Technology

“Gajah Pintar: Law X Technology” di Belanda, Ajak Alumni ITB Melek Hukum di Tengah Inovasi Teknologi
Houten, Belanda, Sabtu, 9 Februari 2026.

Paguyuban Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) di Belanda kembali menggelar acara tahunan bertajuk Gajah Pintar: Law X Technology di ICCU SGB, Houten Utrecht, Belanda. Berbeda dari tahun sebelumnya yang berfokus pada tema karier di Belanda, kali ini acara hadir dari keresahan para alumni terhadap minimnya pemahaman hukum, khususnya hukum Indonesia, di kalangan profesional teknik.

Dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, acara menghadirkan narasumber utama Ali Abdillah, dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia sekaligus PhD Candidate in International and European Law di Utrecht University. Dengan gaya penyampaian yang santai dan diselingi humor, Ali mengajak peserta untuk menelusuri dua kasus hukum besar di Indonesia: kasus Dasep Ahmadi dan Karen Agustiawan.

Melalui dua studi kasus tersebut, Ali menjelaskan dengan runut bagaimana aspek hukum bisa menjadi pedang bermata dua bagi para inovator. “Dalam hukum, yang dinilai bukan niat, tapi fakta di lapangan,” ujarnya tegas. Ia menekankan pentingnya dokumentasi setiap proses proyek bahkan sebelum dimulai sebagai bentuk perlindungan hukum.

Ali juga mengingatkan bahwa memahami hukum bukanlah pilihan, melainkan keharusan. “Kita tidak bisa berkata tidak paham hukum. Saat pindah ke Belanda, otomatis kita harus belajar hukum di sini. Begitu juga dengan hukum di Indonesia,” katanya.

Sayangnya, menurut Ali, banyak kalangan teknik yang cenderung ingin serba cepat, sehingga sering mengabaikan pentingnya kepastian hukum. Padahal, kesadaran hukum justru menjadi pondasi dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan dan aman secara legal.

Acara yang berlangsung interaktif ini berhasil membuka wawasan para alumni ITB di Belanda tentang hubungan erat antara teknologi dan hukum. Melalui diskusi ini, diharapkan para alumni semakin waspada terhadap potensi jeratan hukum dalam praktik profesional mereka.

Danus kopi susu gula aren dan chiffon ketan hitam

Suasana diskusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *